Lamongan – Dalam rangka mewujudkan perpustakaan madrasah yang sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP), maka Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan melalui Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan menyelenggarakan kegiatan pembinaan pengelolaan perpustakaan madrasah di MI dan MTs Maslakul Huda Paciran pada Rabu (11/02/2026). Kegiatan pembinaan perpustakaan madrasah ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan dan penyelenggaraan perpustakaan madrasah sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan melalui evaluasi kondisi perpustakaan serta pendampingan dalam pengelolaan perpustakaan berbasis otomasi dan manajemen perpustakaan.
Tim Pembina Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan yang terdiri dari para pustakawan dan didampingi oleh staf Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan disambut oleh Kepala Madrasah MI Maslakul Huda Paciran, Irfaniyah dan Kepala Madrasah MTs Maslakul Huda Paciran, Muhammad Hidayatullah beserta para pengelola perpustakaan Ar-Raudhah MI dan MTs Maslakul Huda Paciran.
“Kami sangat senang dengan kehadiran tim Pembina dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan karena kami ingin perpustakaan kami ini bisa dikelola dan berjalan sesuai dengan standar yang berlaku. Saat ini, perpustakaan dilembaga kami memang gedung atau ruangannya masih bergabung dengan perpustakaan MI. Meskipun ruangannya masih bergabung, kami harap dengan pembinaan dari tim Dinas Kearsipan dan Perpustakaan bisa menjadikan perpustakaan kami berkembang kedepannya.” terang Muhammad Hidayatullah, selaku Kepala Madrasah MTs Maslakul Huda Paciran.
Selanjutnya, tim Pembina melakukan evaluasi dan melihat kondisi perpustakaan mulai dari koleksi perpustakaan, sarana prasarana perpustakaan, sistem pelayanan hingga penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan. Setelah pengecekan, tim memberikan pengarahan terkait pengelolaan perpustakaan yang sesuai seperti pengolahan koleksi buku yang sesuai aturan pengklasifikasian karena di perpustakaan Ar-Raudhah hampir semua koleksi yang dimiliki belum diolah atau diberi nomor klasifikasi, tajuk subjek dan nomor induk buku, pencatatan pengunjung perpustakaan dan peminjaman serta pengembalian koleksi perpustakaan. Selain itu, tim Pembina juga memperkenalkan sistem pengelolaan perpustakaan berbasis otomasi perpustakaan inlislite yang dapat mempermudah kegiatan pengelolaan perpustakaan.