Pertengahan hingga akhir September 1952, Presiden Soekarno melakukan rangkaian kunjungan kerja ke wilayah Jawa Timur bagian utara. Rangkaian ini dimulai antara lain dari Ngawi pada 20 September (dalam rangka melayat wafatnya Dr. Radjiman Wedyodiningrat, tokoh perumus dasar negara), lalu berlanjut ke arah pantai utara.
Pada Rabu, 24 September 1952 pukul 16.00, Presiden tiba diTuban dan berpidato di hadapan rakyat serta para pemuda dan pelajar di Pendopo Kabupaten, didampingi Bupati Tuban K.H. Moeta'in.
Keesokanharinya,Kamis25September1952,rombonganpresidenmelanjutkanperjalananke arah timur. Tepat di perbatasan Karesidenan Lamongan dan Surabaya, di daerah bernama Pantjur, rombongan disambut oleh Residen Surabaya, R. Winarno. Dari titik ini, Presiden Soekarno melanjutkan singgah di kota Lamongan sendiri warga menyiapkan baliho besar bertuliskan"SelamatDatangPJMPresiden"tepatdibataskota,danrakyatberjajarmenyambut dengan antusias. Sambil berdiri di atas mobil dan memayungi diri, Presiden memberikan wejangan kepada masyarakat di depan Taman Makam Pahlawan Lamongan, kemudian menyampaikan pidato di hadapan warga yang memadati alun-alun Lamongan.
SiangharinyarombongantibadiGresik,disambutWedanadanBupatisetempat, didampingi
Menteri Pertanian Sardjan, Menteri PeneranganArnold Mononutu, MenteriAgama KH Fakih Oesman, Gubernur Jawa Timur, dan Letkol Suwondo mewakili Kolonel Bambang Sugeng. Warga Gresik turut menyambut sepanjang jalan sambil menyuguhkan hasil bumi daerah mereka kepada Presiden.
SUMBER:
De Vrije Pers, Kamis 25 September 1952, artikel "President in Grissee — Inwoners boden hem producten uit Grissee aan"
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, arsip foto "Kunjungan Presiden Soekarno ke Lamongan" (1952) https://sikn.jatimprov.go.id/index.php/kunjungan-presidensoekarno-ke-lamongan-tampak-baliho-bertuliskan-selamat-datang-pjm-presiden-dan-bataskota-surabaya-dan-kabupaten-lamongan-dalam-rangka-kunjungan-kerja-ke-lamongan-tahun- 1952 Diakses pada 15 Agustus 2026 jam 12.12
